Pelatih Benfica, Jose Mourinho, secara terbuka menyatakan ambisinya menyingkirkan Real Madrid di ajang Liga Champions.
Benfica dijadwalkan kembali menghadapi Madrid pada babak play-off menuju 16 besar Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB. Pada pertemuan fase grup sebelumnya, tim asuhan Mourinho sukses menundukkan raksasa Spanyol itu dengan skor 4-2.
Kekalahan tersebut membuat Madrid gagal lolos otomatis ke babak 16 besar setelah finis di posisi kesembilan, sementara Benfica naik ke peringkat ke-24 dan berhak melaju ke babak play-off.
Laga ini juga mempertemukan Mourinho dengan mantan anak asuhnya di Madrid, Alvaro Arbeloa, yang kini menangani Los Blancos. Meski memuji Arbeloa, Mourinho menegaskan target utamanya tetap mengalahkan klub ibu kota Spanyol tersebut.
Ia menilai duel akan berlangsung berat karena Real Madrid dikenal selalu berambisi besar di Liga Champions. Menurutnya, mengalahkan Madrid sekali saja sudah sulit, apalagi jika harus melakukannya lebih dari satu kali.
Mourinho memahami mentalitas tim besar yang terluka justru bisa menjadi lebih berbahaya, terlebih Madrid datang dengan motivasi merebut gelar Eropa.
Meski demikian, pria berjuluk The Special One itu meminta para pemain Benfica menikmati pertandingan dan percaya diri. Ia menilai anak asuhnya pantas berada di fase ini setelah sempat mengawali fase grup tanpa poin sebelum akhirnya bangkit dan meraih sembilan poin dari laga melawan Juventus, Real Madrid, dan Napoli.
Mourinho menegaskan menghadapi tim sebesar Madrid di Liga Champions merupakan tantangan yang jauh lebih berharga dibanding bertemu lawan dengan level lebih rendah.


















