Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Internasional

Bill Gates Minta Maaf, Akui Menyesal Pernah Berhubungan dengan Jeffrey Epstein

27
×

Bill Gates Minta Maaf, Akui Menyesal Pernah Berhubungan dengan Jeffrey Epstein

Share this article
Example 468x60

Pendiri Microsoft Bill Gates akhirnya buka suara setelah namanya kembali muncul dalam dokumen investigasi terbaru kasus predator seksual Jeffrey Epstein yang dirilis Kementerian Kehakiman Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan 9News Australia, Gates menegaskan dirinya tidak pernah melakukan kesalahan atau terlibat dalam tindakan kriminal yang dilakukan Epstein. Ia juga membantah tuduhan terkait korespondensi email dengan Epstein pada 2013 yang kembali mencuat.

Example 300x600

“Rupanya, Jeffrey menulis email untuk dirinya sendiri. Email itu tidak pernah terkirim. Email tersebut palsu,” kata Gates dalam wawancara yang disiarkan Rabu (4/2), seperti dikutip ABC News.

Gates mengaku tidak mengetahui maksud Epstein saat menulis email tersebut. Meski membantah berbagai tuduhan, Gates menyampaikan penyesalan mendalam atas hubungannya dengan Epstein dan meminta maaf karena pernah meluangkan waktu bersama pria tersebut.

“Itu hanya mengingatkan saya bahwa setiap menit yang saya habiskan bersamanya saya sesali, dan saya minta maaf telah melakukan itu,” ujar Gates.

Ia menjelaskan pertama kali bertemu Epstein pada 2011, beberapa tahun setelah Epstein menjalani hukuman di Florida atas kasus meminta layanan prostitusi dari anak di bawah umur.

Gates mengungkapkan, pada saat itu ia sempat berpikir Epstein dapat memperkenalkannya kepada sejumlah individu kaya yang berpotensi menjadi donatur untuk kegiatan filantropi Gates Foundation. Namun, ia menegaskan keterlibatannya terbatas.

“Memang benar saya pernah menghadiri jamuan makan malam. Tapi saya tidak pernah pergi ke pulau itu, dan saya tidak pernah bertemu dengan gadis mana pun,” kata Gates.

Pulau yang dimaksud adalah pulau pribadi milik Epstein di Kepulauan Virgin Amerika Serikat, yang disebut sebagai lokasi eksploitasi anak dan perempuan untuk tujuan perdagangan seks.

Menurut Gates, relasinya dengan Epstein semata-mata didorong oleh upaya mencari dukungan pendanaan untuk program kesehatan global. Ia mengklaim Epstein kerap menyatakan memiliki jaringan luas yang dapat membantu menggalang donasi.

“Fokusnya selalu pada klaim bahwa dia mengenal banyak orang kaya dan mengatakan bisa mendorong mereka menyumbang untuk kesehatan global,” ujar Gates.

Namun, Gates mengakui keputusan tersebut merupakan kesalahan besar. “Jika dilihat ke belakang, itu adalah jalan buntu. Saya bodoh karena menghabiskan waktu bersamanya. Saya hanyalah salah satu dari banyak orang yang menyesal pernah mengenalnya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa meski pertemuannya dengan Epstein merupakan kekeliruan, hal tersebut tidak berkaitan dengan kejahatan seksual yang dilakukan Epstein.

Nama Bill Gates diketahui muncul dalam jutaan dokumen investigasi yang dirilis otoritas AS sejak tahun lalu. Dalam sejumlah dokumen tersebut, Epstein menulis beberapa email yang mencantumkan nama Gates.

Salah satu email yang ditulis pada 2013 berisi tuduhan bahwa Gates menyembunyikan infeksi menular seksual, termasuk dari istrinya saat itu, Melinda Gates. Epstein juga mengklaim pernah membeli obat untuk Gates terkait dugaan hubungan seksual dengan perempuan asal Rusia.

Dalam dokumen lain, Epstein turut menyinggung diskusi mengenai simulasi pandemi yang disebut melibatkan Gates pada 2017.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *