Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) mengungkap adanya perubahan aturan kualifikasi menuju Asian Games 2026 yang turut berdampak pada sejumlah negara, termasuk Indonesia.
Mengutip laman resmi FAS, Singapura memastikan tim U-23 mereka tidak akan ambil bagian pada Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Keputusan tersebut diambil setelah adanya perubahan kriteria kelolosan yang ditetapkan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersama Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Dalam pengumumannya, FAS menyebutkan bahwa 16 tim putra yang tampil di putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi akan otomatis lolos ke Asian Games.
“Sementara turnamen putri akan diikuti 12 tim yang berkompetisi di putaran final Piala Asia Wanita 2026 di Australia,” tulis FAS.
Dengan aturan baru tersebut, kawasan Asia Tenggara disebut hanya akan diwakili oleh Vietnam dan Thailand, yang berhasil mengamankan tiket ke Piala Asia U-23 2026. Vietnam bahkan sukses finis di posisi ketiga.
Perubahan ini juga berdampak pada Indonesia. Timnas Indonesia U-23 dikabarkan bernasib sama seperti Singapura, yakni tidak bisa tampil di Asian Games 2026 karena tidak masuk daftar tim yang lolos melalui jalur Piala Asia U-23.
Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari penyelenggara Asian Games, OCA, maupun AFC terkait aturan baru tersebut. Laman resmi ketiga lembaga itu juga belum merilis siaran pers.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI sekaligus anggota Komite Eksekutif PSSI, Sumardji, mengaku belum menerima informasi resmi mengenai hal tersebut.
“Info dari mana [Timnas Indonesia U-23 tidak terkualifikasi ke Asian Games 2026]? Alasannya apa?” ujar Sumardji saat dihubungi pada Rabu (11/2) pagi.
Ia menegaskan akan memastikan kebenaran kabar tersebut.


















