PSM Makassar kembali gagal mengamankan kemenangan di ajang Super League 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Pasukan Ramang harus puas berbagi poin usai ditahan imbang Semen Padang dengan skor kacamata 0-0.
Laga PSM vs Semen Padang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026) malam WIB. Sepanjang pertandingan, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih ke arah gawang.
Pada babak pertama, tempo permainan berjalan lambat. Baik PSM maupun Semen Padang tampak berhati-hati dan kerap buntu saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Memasuki babak kedua, permainan tidak banyak berubah. Namun, Semen Padang terlihat lebih agresif dan beberapa kali mengancam pertahanan PSM. Meski demikian, solidnya lini belakang tuan rumah membuat laga berakhir tanpa gol.
Hasil imbang ini membuat PSM tertahan di papan tengah klasemen sementara Super League 2025/2026. Mereka berada di peringkat ke-13 dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, Semen Padang masih terjebak di zona degradasi, tepatnya posisi ke-16 dengan raihan 12 poin.
Jalannya Pertandingan
Bertindak sebagai tuan rumah, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Peluang sempat hadir lewat pergerakan Daisuke Sakai dan Alex Tanque, namun pertahanan Semen Padang masih mampu meredam ancaman tersebut.
Kesempatan emas PSM datang pada menit ke-13 melalui tendangan bebas setelah Muhammad Arfan dilanggar di depan kotak penalti. Sayang, eksekusi Aloisio Neto masih melambung di atas mistar gawang.
Di bawah tekanan, Semen Padang sesekali mengandalkan serangan balik. Armando Oropa dan Guillermo Fernandez menjadi motor serangan tim tamu. Pada menit ke-22, Fernandez sempat mendapatkan peluang, tetapi terlambat menyambar bola sehingga masih bisa diamankan kiper Reza Arya Pratama.
Semenit berselang, Kianz Froese melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Reza Arya kembali tampil sigap dengan menepis bola dan menyelamatkan PSM dari kebobolan.
Memasuki pertengahan babak pertama, tempo pertandingan menurun. Kedua tim lebih banyak mengandalkan umpan panjang yang berujung duel udara di lini tengah. Hingga turun minum, beberapa peluang tercipta, namun tak satu pun berbuah gol. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Pada awal babak kedua, Semen Padang langsung mengancam lewat tendangan Froese di menit ke-48, tetapi bola masih mengarah tepat ke pelukan kiper PSM. Froese kembali berperan penting dengan mengirim umpan matang kepada Kasim Botan yang masuk sebagai pemain pengganti, namun sepakan Kasim belum membahayakan gawang tuan rumah.
Tekanan Semen Padang semakin meningkat. Mereka lebih dominan dalam penguasaan bola dan kerap menyerang melalui kedua sisi lapangan. Irsyad Maulana sempat mengirim umpan silang berbahaya, tetapi Guillermo Fernandez gagal menjangkaunya.
Kasim Botan tampil menonjol dengan beberapa kali mencuri bola dan membuka ruang serangan. Meski terus ditekan hingga menit akhir, PSM masih mampu bertahan. Minimnya penyelesaian akhir membuat Semen Padang gagal memanfaatkan dominasi mereka.
Skor imbang 0-0 pun menutup pertandingan. Hasil ini memperpanjang catatan buruk PSM yang gagal meraih kemenangan dalam tujuh pekan terakhir dan hanya mencetak dua gol sepanjang periode tersebut.
Susunan Pemain PSM vs Semen Padang
PSM Makassar:
30-Reza Arya Pratama; 22-Victor Luiz, 13-Syahrul Lasinari, 4-Yuran Fernandes, 2-Aloisio Neto; 24-Rizky Eka Pratama (81-Abdul Rahman 61′), 45-Akbar Tanjung, 48-Muhammad Arfan (40-Gledson 61′), 27-Dzaky Asraf (99-Luka Cumic 74′); 10-Daisuke Sakai (15-Ricky Pratama 89′), 9-Alex Tanque
Pelatih: Tomas Trucha (Republik Ceko)
Semen Padang:
27-Rendy Oscario; 12-Samuel Simanjuntak, 4-Jaime Giraldo, 24-Angelo Meneses, 2-Ravy Tsouka; 30-Alhassan Wakaso, 21-Baubakary Diarra, 10-Kianz Froese (7-Maicon Souza 65′); 86-Armando Oropa (77-Kasim Botan 46′), 9-Guillermo Fernandez, 88-Irsyad Maulana (63-Ripal Wahyudi 65′)
Pelatih: Dejan Antonic (Serbia)


















