Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Bupati Andi Ina: Menatap Masa Depan Barru Lewat Sensus 2026

50
×

Bupati Andi Ina: Menatap Masa Depan Barru Lewat Sensus 2026

Share this article
Example 468x60

BARRU – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Ajakan tersebut disampaikan dalam acara Pencanangan SE 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Bapperida Barru, Sabtu (13/6/2026).

Example 300x600

​Andi Ina menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama pembangunan di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.

Menurutnya, data berkualitas sangat dibutuhkan untuk menyusun perencanaan makro, memperkuat pelaku UMKM, menarik investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

​”Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar angka statistik. Ini adalah kompas pembangunan ekonomi daerah agar setiap kebijakan yang diambil bisa tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Andi Ina.

​Ia menambahkan, urgensi data yang valid ini semakin krusial mengingat Kabupaten Barru berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi yang impresif sebesar 7,46 persen pada triwulan I 2026. Angka tersebut melampaui rata-rata pertumbuhan nasional dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Oleh karena itu, fondasi data yang kuat sangat diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

​Untuk menyukseskan agenda nasional ini, Bupati meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, kepala desa, serta pelaku usaha untuk bersinergi aktif dengan Badan Pusat Statistik (BPS).

Masyarakat juga diimbau menerima kedatangan petugas sensus dengan memberikan informasi yang jujur dan lengkap, mengingat kerahasiaan data dilindungi oleh undang-undang.

​”Dengan semangat Siri’ na Pacce, mari kita bersama-sama menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Demi data yang lebih baik, kebijakan yang lebih tepat, dan pembangunan yang menyejahterakan Barru,” tegasnya.

​Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Barru, Arif Miftahudin, melaporkan bahwa seluruh tahapan persiapan lapangan telah rampung. BPS telah melakukan serangkaian audiensi, koordinasi, dan sosialisasi dengan Pemkab Barru, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, hingga mitra strategis.

​BPS juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Barru, mulai dari penerbitan surat edaran, publikasi media, optimalisasi videotron, hingga fasilitasi kegiatan pendukung.

Salah satu program inovatif yang telah berjalan adalah “Ngisi Bareng” (NGIBAR) yang ditujukan untuk pendataan usaha skala besar dan menengah. Hingga saat ini, program NGIBAR telah terlaksana sebanyak 7 kali dengan melibatkan 55 pelaku usaha.

​Untuk memastikan kelancaran pendataan di lapangan, BPS Barru telah merekrut dan melatih 187 personel, yang terdiri dari 23 pengawas dan 164 petugas lapangan. Seluruh petugas dipastikan telah mendapatkan pembekalan teknis dan jaminan perlindungan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

​Proses pendataan usaha secara door-to-door di seluruh wilayah Kabupaten Barru dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

​”Barru siap melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Ini bukan hanya tugas BPS, melainkan ikhtiar bersama dalam menyediakan data berkualitas sebagai kompas pembangunan daerah yang tepat sasaran,” pungkas Arif.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *